Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk Pupuk Organik Pupuk Hayati Booster Buah Insektisida Hayati Trichoderma Asam Humat
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Kakao

Pupuk Kakao Musim Kemarau: Menjaga Bunga dan Cherelle

Pupuk Kakao Musim Kemarau: Menjaga Bunga dan Cherelle

Ringkasan cepat: Di musim kemarau, kakao kesulitan menghidupi bunga dan buah muda (cherelle), sehingga banyak yang layu dan rontok. Kunci menjaganya: pupuk di akhir musim hujan saat tanah masih lembap, mulsa serasah dan kompos kulit buah di piringan, naungan yang cukup, kalium yang memadai, dan asam humat untuk membantu tanah menahan air dan hara. Jangan memupuk saat tanah kering kerontang.

“Pupuk kakao musim kemarau” dicari petani di Sulawesi, sentra kakao terbesar Indonesia. Kemarau panjang 2026 akibat El Niño membuat banyak kebun kehilangan cherelle dan produksi berikutnya menurun.

Memahami Layu Cherelle

  • Sebagian buah muda kakao memang layu secara alami karena pohon menyesuaikan beban buah.
  • Kekeringan, kekurangan hara, dan serangan hama memperparahnya.
  • Buah yang layu menghitam dan mengering di pohon.
Menjaga kakao di musim kemarau
Menjaga kakao di musim kemarau

Strategi Pupuk

Waktu Tindakan
Akhir musim hujan NPK dicampur asam humat, tanah masih lembap
Awal kemarau Mulsa serasah & kompos kulit buah
Puncak kemarau Hindari pupuk kimia pada tanah kering
Hujan pertama Pupuk pemulihan

Asam Humat (Humic Acid) 1 Kg dicampur NPK sesuai takaran label. Cara dan alasannya dibahas di artikel asam humat dan NPK untuk kakao, dan dosis per pohon di artikel pupuk kakao agar berbuah lebat.

Menjaga Kelembapan Tanah

  • Jangan membakar serasah; biarkan menutupi tanah.
  • Kompos kulit buah kakao yang sehat dikembalikan ke piringan.
  • Buat rorak (lubang penampung) di antara pohon untuk menampung air dan bahan organik.

Naungan dan Pemangkasan

Saat kemarau, jangan membuka naungan berlebihan karena kakao bisa stres panas. Tunda pangkas produksi berat sampai hujan kembali; cukup wiwil tunas air. Teknik pangkas ada di artikel pemangkasan kakao.

Hama yang Perlu Diwaspadai

Kepik penghisap buah dan PBK tetap aktif. Buah muda yang tertusuk kepik mudah layu. Pengendaliannya dibahas di artikel PBK kakao.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

Tanya admin via WhatsApp

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Bolehkah memupuk kakao saat kemarau?

Tidak dianjurkan saat tanah kering kerontang karena pupuk tidak larut dan bisa merusak akar. Pupuk sebelum kemarau atau setelah hujan pertama.

Apakah semua cherelle yang layu karena kekeringan?

Tidak; sebagian layu alami, sebagian karena hama atau kekurangan hara.

Rujukan

  • Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia: pengelolaan kakao di musim kering.
  • BMKG: prakiraan El Niño 2026–2027.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.