Hama Penggerek Buah Kopi (PBKo): Siklus dan Pengendalian dengan Beauveria
Ringkasan cepat: Penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei) adalah kumbang sangat kecil yang masuk ke dalam buah dan merusak biji. Karena hidup di dalam buah, semprotan biasa sulit menjangkaunya. Pengendalian yang berhasil memadukan panen bersih dan lelesan buah sisa, petik buah terserang, perangkap, dan jamur Beauveria bassiana yang disemprot saat kumbang aktif mencari buah.
Di Lampung dan Sumatera Selatan, dua sentra robusta terbesar, pertanyaan tentang “hama penggerek buah kopi”, “obat hama kopi”, dan “hama kopi PBKo” selalu muncul. Biji yang berlubang menurunkan mutu dan harga jual, bahkan bisa ditolak pembeli untuk kopi spesialti.
Mengenal PBKo
Kumbang betina berukuran sekitar 2 mm, berwarna hitam kecokelatan. Ia menggerek masuk ke buah kopi melalui ujung buah, lalu bertelur di dalam biji. Larva berkembang dan memakan biji dari dalam. Generasi baru kemudian keluar untuk menyerang buah lain. Dalam satu musim buah, bisa terjadi beberapa generasi.
Gejala Serangan
- Lubang kecil sekitar 1 mm pada ujung buah.
- Buah muda yang terserang mudah gugur.
- Biji berlubang dan berwarna kehitaman saat dikupas.
- Bobot dan mutu biji menurun.

Pengendalian Terpadu
1. Panen bersih dan lelesan
Ini langkah paling penting dan paling murah. Setelah panen utama, petik semua buah yang tersisa di pohon (rampasan) dan kumpulkan buah yang jatuh ke tanah (lelesan). Buah sisa inilah tempat PBKo bertahan sampai musim buah berikutnya.
2. Petik buah terserang
Selama musim buah, petik buah yang menunjukkan lubang gerekan secara berkala, lalu rendam dalam air panas atau jemur sampai kering agar hama di dalamnya mati.
3. Perangkap
Perangkap berbahan penarik (atraktan) membantu menangkap kumbang betina yang sedang mencari buah dan menjadi alat pantau populasi.
4. Jamur Beauveria bassiana
Beauveria bassiana menginfeksi kumbang PBKo saat berada di permukaan buah atau di mulut lubang gerekan. Kumbang yang terinfeksi mati dan tertutup jamur putih. Kunci keberhasilannya adalah waktu aplikasi:
- Semprot saat buah mulai mengeras dan kumbang aktif mencari buah.
- Semprot pada sore hari agar spora tidak rusak sinar matahari.
- Arahkan ke tandan buah.
- Ulangi sesuai hasil pemantauan.
Bio Killer mengandung Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae (masing-masing sekitar 10⁶ cfu/ml) dan dapat dipakai sesuai takaran pada label.
5. Pengolahan pascapanen yang cepat
Jangan menumpuk buah basah terlalu lama. Segera jemur atau olah agar hama tidak berkembang di tumpukan.
Cara Memantau Tingkat Serangan
- Pilih beberapa pohon secara acak di setiap blok kebun.
- Pada setiap pohon, periksa sejumlah tandan dan hitung buah yang berlubang.
- Hitung persentase buah terserang dari total buah yang diperiksa.
- Lakukan setiap dua minggu sejak buah mulai mengeras sampai panen.
Bila persentase serangan terus naik, percepat petik buah terserang dan aplikasi agen hayati. Catatan ini juga membantu menilai apakah lelesan dan sanitasi musim lalu sudah berhasil.
Pemangkasan dan Naungan
Kebun yang terlalu rimbun dan lembap mendukung perkembangan PBKo. Pemangkasan setelah panen, seperti dibahas di panduan pupuk kopi setelah panen, sekaligus membantu mengurangi tempat persembunyian hama.
Kerja Serempak dengan Tetangga Kebun
PBKo mudah berpindah dari kebun yang tidak dirawat ke kebun di sebelahnya. Sanitasi dan lelesan yang dilakukan serempak dalam satu hamparan jauh lebih efektif daripada dikerjakan sendiri-sendiri. Kelompok tani bisa mengatur jadwal lelesan bersama setelah panen raya.
Produk Grha Indonesia Organik yang relevan
- Bio Killer Insektisida Hayati — Beauveria bassiana + Metarhizium anisopliae untuk hama serangga
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa obat hama penggerek buah kopi yang efektif?
Tidak ada satu obat yang menuntaskan PBKo. Kombinasi panen bersih, lelesan, perangkap, dan Beauveria bassiana memberikan hasil paling konsisten.
Kapan waktu terbaik menyemprot Beauveria?
Saat buah mulai mengeras dan kumbang aktif, pada sore hari, diarahkan ke tandan buah.
Apakah biji kopi berlubang masih bisa dijual?
Bisa, tetapi mutunya turun dan harganya lebih rendah. Untuk pasar spesialti, biji cacat biasanya disortir keluar.
Rujukan
- Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia: pengendalian hama penggerek buah kopi.
- Deskripsi produk Bio Killer Insektisida Hayati.
Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan