Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk Pupuk Organik Pupuk Hayati Booster Buah Insektisida Hayati Trichoderma Asam Humat
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Kakao

Busuk Buah Kakao (Phytophthora): Pencegahan Menjelang Musim Hujan

Busuk Buah Kakao (Phytophthora): Pencegahan Menjelang Musim Hujan

Ringkasan cepat: Busuk buah kakao disebabkan jamur Phytophthora palmivora yang menyebar lewat percikan air hujan, buah sakit yang dibiarkan, dan kelembapan tinggi. Pencegahan paling efektif dilakukan sebelum musim hujan: memangkas agar tajuk terbuka, membersihkan semua buah busuk, memanen lebih sering, memperbaiki drainase, dan menekan sumber jamur di tanah.

Setelah kemarau panjang tahun ini, hujan pertama akan membawa lonjakan kelembapan di kebun kakao Sulawesi dan daerah lain. Inilah saat busuk buah biasanya meledak. Pencarian “busuk buah kakao disebabkan oleh”, “obat busuk buah kakao”, dan di YouTube “cara mencegah busuk buah kakao” menunjukkan betapa sering masalah ini terjadi.

Gejala Busuk Buah

  • Bercak cokelat kehitaman pada kulit buah, biasanya dimulai dari ujung atau pangkal.
  • Bercak melebar cepat dan menutupi seluruh buah dalam beberapa hari.
  • Pada kondisi lembap, bercak ditutupi lapisan putih seperti tepung (spora jamur).
  • Biji di dalam buah ikut membusuk dan tidak bisa dijual.
  • Buah yang tidak dipetik mengering menjadi “mumi” dan tetap menjadi sumber penyakit.

Cara Penularan

  1. Percikan air hujan dari tanah dan serasah ke buah bagian bawah.
  2. Buah sakit dan mumi yang masih menggantung atau tertinggal di tanah.
  3. Kulit buah hasil panen yang ditumpuk di dekat pohon.
  4. Serangga dan tangan pekerja yang memindahkan spora.
Checklist pencegahan busuk buah kakao sebelum musim hujan
Checklist pencegahan busuk buah kakao sebelum musim hujan

Langkah Pencegahan

1. Pemangkasan dan pengaturan naungan

Tajuk yang terbuka membuat buah cepat kering setelah hujan. Buang tunas air, cabang yang saling menutupi, dan kurangi naungan yang terlalu rapat.

2. Sanitasi buah sakit

Petik semua buah busuk dan mumi, termasuk yang sudah kering di pohon. Kubur di lubang jauh dari pohon atau tutup dengan tanah. Jangan menumpuk kulit buah hasil panen di bawah tajuk.

3. Panen sering

Buah yang terlalu masak lebih mudah terinfeksi. Panen setiap 7–10 hari saat musim buah.

4. Perbaiki drainase

Buat saluran agar air tidak menggenang. Tanah yang becek meningkatkan kelembapan di sekitar tajuk bawah.

5. Tekan sumber jamur di tanah

Phytophthora bertahan di tanah dan serasah. Agen hayati Trichoderma yang diaplikasikan di piringan membantu menekan populasi jamur penyakit di tanah. Cara praktisnya, perbanyak GMN Trichoderma di pupuk kandang atau kompos selama sekitar satu minggu, lalu taburkan di bawah tajuk sesuai takaran label.

6. Sarungisasi buah

Membungkus buah muda dengan kantong plastik berlubang, yang juga dipakai untuk mencegah hama PBK, membantu mengurangi kontak buah dengan spora dari percikan air.

Bagian Buah yang Paling Rawan

Buah di bagian bawah batang dan dekat tanah paling sering terserang karena paling mudah terkena percikan air dan paling lambat kering. Buah yang bersentuhan dengan buah lain atau terhimpit cabang juga rawan karena air tertahan di sela-selanya. Periksa bagian-bagian ini lebih dulu setiap kali berkeliling kebun setelah hujan.

Bila Serangan Sudah Terjadi

  • Petik dan musnahkan buah sakit segera, jangan ditunda sampai panen berikutnya.
  • Perketat sanitasi setelah setiap hujan lebat.
  • Penyemprotan fungisida dilakukan sesuai anjuran petugas setempat, diarahkan ke buah, dan diberi jeda dengan aplikasi agen hayati.

Kanker Batang: Saudara Busuk Buah

Phytophthora yang sama juga menyebabkan kanker batang: kulit batang membusuk kemerahan dan mengeluarkan cairan. Kerok bagian yang sakit sampai jaringan sehat, lalu lindungi bekas kerokan sesuai anjuran. Pohon dengan kanker batang menjadi sumber infeksi buah di sekitarnya.

Pupuk dan Ketahanan Buah

Pohon yang cukup kalium dan kalsium memiliki jaringan buah lebih kuat. Pola pemupukan kakao dua kali setahun kami bahas di panduan pupuk kakao agar berbuah lebat.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

Tanya admin via WhatsApp

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Busuk buah kakao disebabkan oleh apa?

Oleh jamur Phytophthora palmivora, yang berkembang pesat saat hujan dan kelembapan tinggi.

Apakah buah kakao yang busuk masih bisa dijual?

Buah dengan busuk luas biasanya bijinya rusak. Buah dengan bercak kecil di kulit kadang bijinya masih baik, tetapi segera panen dan pisahkan.

Kapan waktu terbaik melakukan sanitasi?

Terus-menerus, tetapi paling penting 2–4 minggu sebelum musim hujan dan setiap kali setelah hujan lebat.

Rujukan

  • Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia: pengendalian penyakit busuk buah dan kanker batang kakao.
  • Deskripsi produk GMN Trichoderma.
  • BMKG: prakiraan El Niño dan musim hujan 2026/27.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.