Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk Pupuk Organik Pupuk Hayati Booster Buah Insektisida Hayati Trichoderma Asam Humat
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Lada, Cengkeh & Pala

Budidaya Pala: Pemupukan dan Masalah Pohon Jantan

Budidaya Pala: Pemupukan dan Masalah Pohon Jantan

Ringkasan cepat: Pala adalah tanaman berumah dua: pohon jantan hanya berbunga tanpa buah, pohon betina menghasilkan buah. Dari biji, jenis kelamin baru diketahui saat berbunga bertahun-tahun kemudian. Karena itu, gunakan bibit sambung dari pohon betina produktif dan sisipkan sebagian kecil pohon jantan untuk penyerbukan. Pala berbuah lebat bila dipupuk rutin dua kali setahun, tanah tidak becek, dan naungan sesuai umur.

“Pupuk pala agar berbuah lebat” dan “pohon pala jantan” banyak dicari dari Maluku, Sulawesi Utara, dan Aceh, sentra pala Indonesia. Banyak petani kecewa karena pohon yang dirawat bertahun-tahun ternyata jantan.

Masalah Pohon Jantan

Asal bibit Kepastian jenis kelamin Catatan
Biji Tidak pasti; sebagian menjadi jantan Baru diketahui saat berbunga
Sambung/okulasi dari betina Pohon betina Lebih cepat berbuah, sifat induk terjaga

Pohon jantan tetap diperlukan untuk penyerbukan, tetapi dalam jumlah kecil dan tersebar di kebun. Pohon jantan yang terlalu banyak bisa disambung ulang (top working) dengan entres betina.

Membangun kebun pala produktif
Membangun kebun pala produktif

Syarat Tumbuh

  • Iklim lembap dengan curah hujan cukup merata.
  • Tanah gembur, kaya bahan organik, tidak tergenang.
  • Naungan saat muda; setelah dewasa lebih terbuka.

Pemupukan

Umur Pupuk
Tanam Pupuk kandang + fosfat di lubang
Muda (belum berbuah) NPK dosis kecil 2–3× setahun, pupuk kandang
Berbuah Pupuk kandang + NPK 2× setahun; K untuk buah

Tabur melingkar di bawah tepi tajuk. Asam Humat (Humic Acid) 1 Kg dicampur dengan NPK agar hara lebih tertahan di tanah; ikuti takaran label. Pada tanah masam, pengapuran dibahas di artikel tanah masam perkebunan berikutnya.

Buah Rontok dan Busuk

  • Buah rontok muda: kekurangan hara, kekeringan, atau penyerbukan kurang (pohon jantan terlalu jauh).
  • Busuk buah: meningkat saat sangat lembap; buang buah busuk dan jaga sirkulasi udara.
  • Hama penggerek batang: periksa lubang gerekan dan serbuk di batang.

Panen

Buah pala dipanen saat matang, ditandai kulit buah merekah dan terlihat biji berselaput merah (fuli). Pisahkan biji dan fuli, lalu keringkan dengan benar agar tidak berjamur dan mutunya terjaga.

Menjaga Akar

Pala peka terhadap tanah becek. Buat saluran air dan tambahkan bahan organik setiap tahun. Agen hayati Trichoderma bisa diaplikasikan bersama pupuk kandang di piringan menjelang musim hujan.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

Tanya admin via WhatsApp

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Bagaimana membedakan pohon pala jantan dan betina?

Dari bunganya saat berbunga: bunga jantan bergerombol dan tidak membentuk buah; bunga betina tunggal atau sedikit dan berkembang menjadi buah.

Pala berbuah umur berapa?

Bibit sambung umumnya lebih cepat berbuah daripada bibit biji, tergantung perawatan dan lokasi.

Rujukan

  • Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Kementerian Pertanian RI: budidaya pala.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.