Jamur Akar Putih pada Karet: Gejala dan Pengendalian dengan Trichoderma
Ringkasan cepat: Jamur akar putih (JAP), Rigidoporus microporus, menyerang akar karet dan menyebar lewat kontak akar dan sisa tunggul yang terinfeksi. Gejala awal berupa daun kusam dan menguning, lalu ditemukan benang jamur putih (rizomorf) di permukaan akar. Pengendalian yang efektif dimulai dari pembersihan tunggul saat peremajaan, Trichoderma di lubang tanam, pemeriksaan rutin, dan isolasi pohon sakit.
“Jamur akar putih karet” banyak dicari dari Sumatera Selatan dan Jambi, dua sentra karet rakyat terbesar. JAP bisa mematikan pohon karet produktif dan menyebar ke pohon di sekitarnya bila tidak segera ditangani.
Mengenali Gejala
| Tahap | Gejala di atas tanah | Gejala di akar |
|---|---|---|
| Awal | Daun kusam, kurang mengkilap | Rizomorf putih menempel di permukaan akar |
| Lanjut | Daun menguning, layu, gugur | Akar membusuk, lunak, berwarna cokelat |
| Berat | Pohon mati, mudah tumbang | Akar hancur; muncul badan buah jamur di pangkal |
Karena gejala di daun muncul terlambat, buka tanah di leher akar untuk memastikan.
Bagaimana JAP Menyebar?
- Tunggul dan sisa akar dari pohon lama yang terinfeksi, terutama saat peremajaan.
- Kontak akar antara pohon sakit dan pohon sehat.
- Spora dari badan buah jamur yang jatuh di tunggul segar.

Pencegahan Sejak Peremajaan
- Bongkar tunggul dan sisa akar sebanyak mungkin, lalu kumpulkan dan musnahkan.
- Tanam tanaman penutup tanah kacang-kacangan untuk mempercepat pelapukan sisa akar.
- Gunakan bibit sehat.
- Aplikasikan Trichoderma di lubang tanam bersama pupuk kandang matang.
Peran Trichoderma
Trichoderma adalah jamur antagonis yang berkembang di sekitar akar dan menekan pertumbuhan jamur penyakit. Pada kebun karet, Trichoderma dipakai sebagai pencegah di lubang tanam dan perlindungan di sekitar pohon sehat yang berdekatan dengan pohon sakit. Trichoderma diaplikasikan sesuai takaran label, dicampur pupuk kandang atau kompos, pada tanah yang lembap.
Prinsip yang sama dipakai untuk Ganoderma di sawit; lihat artikel Trichoderma untuk kebun sawit dan artikel Ganoderma sawit.
Menangani Pohon Bergejala
- Buka tanah di sekitar leher akar pohon bergejala dan pohon di sebelahnya.
- Bila rizomorf masih di permukaan, bersihkan akar dan potong bagian yang busuk.
- Aplikasikan Trichoderma atau fungisida yang dianjurkan untuk JAP sesuai petunjuk petugas.
- Tutup kembali tanah setelah beberapa waktu agar akar tidak kering.
- Periksa ulang secara berkala.
Pohon yang Sudah Mati
- Bongkar pohon beserta akarnya dan musnahkan.
- Buat parit isolasi di sekitar lokasi agar akar pohon sehat tidak bersentuhan dengan sisa akar sakit.
- Jangan langsung menanam ulang di titik yang sama tanpa pembersihan.
Program Pemeriksaan
| Kegiatan | Frekuensi |
|---|---|
| Amati tajuk untuk daun kusam/menguning | Setiap bulan, terutama musim hujan |
| Buka leher akar pohon bergejala & tetangganya | Segera saat ditemukan gejala |
| Aplikasi Trichoderma di sekitar pohon berisiko | Berkala sesuai label |
Produk Grha Indonesia Organik yang relevan
- GMN Trichoderma (Fungisida Hayati) — pelindung akar dari layu fusarium & jamur tular tanah
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah pohon karet yang terkena JAP bisa sembuh?
Pohon yang terdeteksi dini, saat rizomorf masih di permukaan akar, masih bisa diselamatkan. Pohon dengan akar yang sudah busuk parah umumnya sulit dipulihkan.
Kapan Trichoderma paling efektif untuk karet?
Saat persiapan lubang tanam dan sebagai pencegahan di sekitar pohon sehat, pada tanah yang lembap.
Rujukan
- Pusat Penelitian Karet, Balai Penelitian Sembawa: pengendalian penyakit jamur akar putih.
Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.
